Hari Sabtu tanggal 30 Agustus 2 hari sebelum puasa aku dan ibuku mengalami kejadian yang aneh pada saat mengurus SIM ku yang pertama di COLOMBO. Hari itu seperti biasa selalu berjalan seperti biasa bedanya saat itu aku lagi sakit panas, hidung mampet, pusing, batuk semua penyakit saat itu ada pada saya. Badan serasa lemas saat ibuku mengajak aku untuk pergi mengurus SIM, aku kaget kok bisa ya ibu maksa anaknya buat ngurus SIM padahal anaknya lagi sakit, Akhirnya dengan badan terhuyun-huyun aku dan ibuku pergi ke COLOMBO, sesampainya disana jam 9 aku langsung masuk kawasan test lalu masuk ruangan test tulis. Begitu masuk eh udah kena sentak ma yang jaga ruangan, aku kan baru pertama kali masuk ke ruangan kayak gitu jadi air terjun keluar dari seluruh tubuhku yang hitem tapi manis ini.
Akhirnya selesai juga test tulis yah nilainya lumayan lah 60, dengan nilai pas-pasan aku melanjutkan perjalanan ke tempat ujian praktek berkendara, lalu mulailah instruksi yang panjang lebar, keadaan yang kurang fit memaksaku untuk terus berdiri mendengar instruksi dari instruktur. Akhirnya giliranku untuk tampil tiba dengan santai aku mengikuti ujian dan akhirnya selesai. Setelah ujian berkendara selesai aku masuk lagi keruangan untuk menunggu giliran untuk difoto, setelah beberapa jam menunggu timbul rasa curiga ” Kok ga dipanggil-panggil ???” tanyaku. akhirnya aku dapet inisiatif buat nrobot masuk ke ruangan foto lalu aku bertanya sama Si petugas pemotretan,”Pak saya kok tidak dipanggil dari tadi?” lalu poloisi itu bertanya siapa namaku dan aku menjawab seadanya, Setelah beberapa menit mencari aku mendengar hal yang tidak ingin ku dengar polisi itu bilang ” Maaf dik sepertinya berkasnya hilang. ” Dieeeeeng !!!!!! Mati aku perjuanganku selama berjam-jam kandas sudah, tapi beberapa menit kemudian aku mendengar namaku dipanggil Awwwwww !!!! senangnya, lalu aku masuk keruangan tadi untuk difoto “JEPREEET” akhirnya SIM KU jadi Awwwwwww !!!! senangnya akhirnya aku pulang dengan hati yang gembira !!!!


